METODE PEMBELAJARAN EFEKTIF

Metode yang sering dan banyak digunakan oleh guru dalam penyampaian pembelajaran di kelas adalah metode ceramah. Metode ini salah satu metode tertua yang dapat digunakan dengan tujuan dapat memberikan informasi kepada peserta didik untuk memenuhi tuntutan pencapaian materi. Kelemahan metode ini kurang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk lebih aktif  dalam kegiatan pembelajaran.

Agar kegiatan pembelajaran memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk lebih aktif, membutuhkan metode yang dapat dikombinasikan dan dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Metode tersebut dapat digunakan dalam usaha meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang kita sampaikan dan pada akhirnya tujuan dari pembelajaran yang sudah kita tetapkan di awal tercapai dengan baik. Selain itu dengan menerapkan berbagai metode diharapkan tecipta pembelajaran yang berkualitas serta tercipta pengalaman-pengalaman yang menarik bagi peserta didik.

Berikut ini beberapa Metode Pembelajaran Efektif :

  1. EXAMPLE NON EXAMPLE Contoh dapat dari kasus/ gambar yang relevan dengan KD
  2. PICTURE NON PICTURE
  3. NUMBERED HEADS TOGETHER (Kepala bernomor, Spencer Kagan 1992)
  4. COOPERATIVE SCRIPT (Dansereau Cs 1985)
  5. KEPALA BERNOMOR STRUKTUR (Modifikasi dari number heads)
  6. STUDENT TEAMS- ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) Tim siswa kelompok prestasi
  7. JIGSAW -MODEL TIM AHLI (Aronssn – Braney – Stephen – Sikes – and Snapp 1978)
  8. PROBLEM BASED INTRODUCTION (PBI) Pembelajaran berdasarkan masalah
  9. ARTIKULASI
  10. MIND MAPPING
  11. MAKE – A MATCH mencari pasangan (lorna Curran 1994)
  12. THINK PIR AND SHARE
  13. DEBATE
  14. ROLE PLAYING
  15. GROUP INVESTIGATION Sharan 1992
  16. TALKING STICK
  17. BERTUKAR PASANGAN
  18. SNOWBALL THROWING
  19. STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING Siswa/ peserta mempresentasikan ide/ pendapat pada rekan peserta lainnya
  20. COURSE REVIEW HORAY
  21. DEMONSTRATION DAN EKSPERIMEN ( Khusus materi yang memerlukan peragaan atau percobaan misalnya Gussen )
  22. EXPLISIT INSTRUCTIONPengajaran langsung ( Rosenshina and Stevens 1986 )
  23. COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) Kooperative membaca dan menulis (Steven and Slavin 1995)
  24. INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE (LINGKARAN KECIL-LINGKARAN BESAR) oleh Spencer Kagan
  25. COOPERATIVE LEARNING (TEBAK KATA)
  26. WORD SQUARE
  27. SCRAMBLE
  28. TAKE AND GIVE
  29. CONSEPT SENTENCES
  30. COMPLETTE SENTENCE
  31. TIME TOKEN AREND 1998
  32. PAIR CECKS SPENCER KAGEN 1993
  33. ROUND CLUB (KELILING KELOMPOK)
  34. TARI BAMBU DUA TINGGAL DUA TAMU (TWO STRAY TWO STRAY) SPENCER KAGAN 1992)
  35. STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (SAS)
  36. PEMBELAJARAN OTENTIK (OUTENTIC LEARNING)
  37. NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT)
  38. INQUIRY
  39. MODEL PEMBELAJARAN TERPADU
  40. BERBASIS PROYEK DAN TUGAS
  41. PEMBELAJARAN BERBASIS JASA DAN LAYANAN (SERVICE LEARNING)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s